52 tahun sudah Pertamina berkiprah sebagai sebuah BUMN di negri ini. Selama itu pula, Pertamina telah bertugas sebagai pelayan masyarakat dalam pengelolaan sumber-sumber energi di tanah air untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun keperluan industri. Lebih dari itu, Pertamina sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia dengan jangkauan pelayanan sedemikian luasnya, di lain pihak juga dituntut berperan aktif sebagai penyumbang dana APBN bagi negara. Hal ini tidak begitu mengherankan mengingat pemasukan devisa dari sektor minyak dan gas bumi memang selalu dijadikan andalan pemerintah dalam menyokong proyek-proyek pembangunan nasional. Dari sejak pertama kali hadir di bumi pertiwi 52 tahun lalu hingga kini saat era “Kerja Keras Adalah Energi Kita” sebagai slogan baru perusahaan ditapaki. Meskipun belakangan pemerintah pusat sudah mulai mendorong kemajuan industri-industri sektor non migas sebagai penyumbang anggaran, namun faktanya peran sektor migas tetaplah dominan sampai sekarang.

Tentulah bukan tugas ringan untuk mengemban tanggung jawab tersebut. Tugas yang dibebankan kepada Pertamina membutuhkan dedikasi tinggi, komitmen kuat, profesionalisme jempolan, manajemen bagus serta tanggung jawab dari setiap pekerja. Namun, pencapaian target hanya dapat dilakukan oleh orang-orang termotivasi dan memang memiliki energi cukup guna mencapainya. Oleh karena itu, sudah selayaknya para pemimpin Pertamina mampu memberikan motivasi tiada henti terhadap setiap personil yang dimiliki. Seluruh jajaran harus dapat didorong untuk kerja giat, tekun, punya kemauan keras dan sekaligus mampu mengamalkan slogan kerja keras adalah energi kita guna mencapai target yang dituju. Sehingga kerja keras adalah energi kita tidak hanya berakhir sebagai ungkapan kalimat semata.

Dalam perjalanannya yang panjang, Pertamina telah mengalami berbagai kondisi dan situasi beragam seiring dengan dinamika sejarah yg terjadi di Indonesia. Krisis ekonomi yang terjadi hingga melahirkan era reformasi juga memberikan dampak tertentu pada Pertamina. Sejalan dengan lahirnya era keterbukaan dengan ditandai kebebasan pers dan kemerdekaan berpendapat, kini masyarakat semakin mudah mengakses beragam informasi. Dan hasilnya, tercipta masyarakat berwawasan, cerdas & kritis. Dalam menyikapi hal tersebut, Pertamina pun sebaiknya berbenah diri dan berani menunjukkan dedikasi serta wujud kerja keras kepada warga. Karena sebagai sebuah perusahaan milik negara, secara langsung atau tidak, Pertamina tak pernah lepas dari pengawasan masyarakat yang sudah sedemikian cerdas dan kritis tersebut. Apalagi jika menyangkut kerja keras Pertamina yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak. Sebut saja isu kenaikan harga bahan bakar, kelangkaan energi, transparansi perusahaan dan seterusnya. Segala kritikan yang diterima hendaknya dapat dijadikan sebagai masukan berharga dan motivasi untuk dapat menunjukkan bahwa Pertamina adalah perusahaan berdedikasi dan selalu bekerja keras dalam melayani masyarakat. Pun juga harus mampu terlihat sebagai perusahaan yang beretos kerja tinggi dan benar-benar mengimplemetasikan tagline kerja keras adalah energi kita dalam dirinya.

Dengan kondisi perekonomian dunia yang selalu dibayangi oleh ancaman resesi ditambah dengan terus meningkatnya harga minyak dunia seperti sekarang ini, banyak diantara kita menaruh harapan tinggi kepada Pertamina. Masyarakat mengharapkan agar Pertamina dapat menjadi perusahaan yang kokoh dalam menghadapi segala situasi, baik krisis ekonomi maupun energi. Selain itu, juga diharapkan supaya selalu ada kebijaksanaan dan transparansi dalam membuat keputusan-keputusan manajemen. Terutama yang berhubungan dengan hajat hidup masyarakat luas seperti kebijakan penetapan harga bahan bakar yang kerap kali terjadi. Dalam setiap kebijakannya tersebut, sangat diharapkan agar pertimbangan akan nasib golongan rakyat ekonomi lemah lebih di prioritaskan mengingat produk energi telah menjadi kebutuhan pokok yng juga dibutuhkan oleh golongan rakyat tidak mampu. Terakhir, kita berharap semoga mereka selalu berbenah diri dalam meningkatkan profesionalisme dan mutu pelayanan dengan tidak melupakan tugasnya sebagai penyedia energi utama bagi kita dan tentunya sebagai penyumbang devisa bagi pembangunan negara. Menuju usianya  ke 52 sekaligus bersamaan dengan penggunaan “Kerja Keras Adalah Energi Kita” sebagai spirit, sudah sepantasnya Pertamina bangkit dan bekerja keras bagi kemaslahatan umat dan membuktikan bahwa slogan kerja keras adalah energi kita bukan utopia.

Sumber : http://phreakaholic.com/

kerja keras adalah energi kita

Akhirnya setelah aku ultimatum dengan gaya yang diplomatis (padahal sok galak aja), cerita cinta menyerah. Walapun sama sekali tidak membalas email warning yang aku kirim. Aku sempat heran kok ada pengunjung ke blog gurem ku cerita hot dengan hot keyword nya, berasal dari cerita cinta. Setelah aku telusuri, hmm ternyata si ooyeez udah nangkring di sidebarnya cerita cinta.

Baca lanjutannya : http://ooyeez.blogspot.com

Ikut mensukseskan program pertamina dalam seo contest kerja keras adalah energi kita.

Bangsa Indonesia, siapa menyangsikan bahwa kita adalah Bangsa yang Besar. Karena sesuatu dan lain hal, mungkin keadaan sekarang sedang tidak nyaman dalam Kebesarannya, bermacam-macam rongrongan sedang menimpa, Ibu Pertiwi menangis, Ayah Angkasa terpekur.
Bangsa yang kaya raya, yang menimbulkan banyak keirian bagi bangsa-bangsa lain. Dengan berbagai cara mereka mencuri, merampas, menjajah dan dengan segala akal cara. Mencuri adalah jalan termudah buat yang tidak memiliki, mencuri bangsa pun, mengapa tidak untuk negara yang memang sebenarnya tidak punya.
Mencemooh dan melecehkan bangsa yang besar ini. Hmmm… Harusnya mereka belajar dari sejarah. Sejarah tak pernah berbohong dan bisa saja terulang dan terulang.
Siapa yang menyangsikan kita Bangsa Besar yang penuh dengan manusia-manusia heroik, insan-insan patriotik dengan daya juang tinggi. Dan bukan negara yang mengandalkan “pemberian kemerdekaan” dari penjajahnya. Tak bisa disangkal, kita adalah Bangsa Besar dari Jaman Kerajaan-kerajaan sampai sekarang. Darah Kepahlawanan menurun dari generasi ke generasi. Lihat saja Majapahit dengan Mahapatih Gajah Mada nya, serta Sriwijaya yang megah di jamannya. Seberapa luas kerjaan mereka dulu?
Kekuasaan Kerajaan Majapahit
Kekuasaan Kerajaan Sriwijaya


Apa yang anda lihat dari Peta Kerajaan di atas? Jelas sekali bukan, negara “saudara serumpun dan seiman” (ufft…)  yang merasa sangat lebih dari Bangsa Besar ini “cuma menjadi bagian” dari sebuah kerajaan yang jauh lebih besar ini. Dan sejarah bisa saja terulang. He2x.. jadi kasihan.
Jangankan untuk menciptakan tarian indah dan budaya penuh daya seni tinggi, membuat lagu untuk negaranya sendiri saja masih “mencuri” (diduga) dari lagu ciptaan anak negeri ini (Lagu Terang Bulan). Sisi pandang saya dan saya tulis besar-besar :
KASIHAN BANGET !!!


Catatan : tidak perlu mengancam yang nggak-nggak, nanti gemeter.
HOT KEYWORD KONTES SEO. Tentang kontes yang heboh dan membuat bergairah para blogger. Hmm… benar-benar membuat para pesertanya bersemangat, selain karena hadiahnya tentu juga karena “hasrat” untuk ingin selalu maju yang pasti dimiliki setiap dari kita. Juga untuk menunjukkan eksistensi kita di  dunia maya.
Kenapa KONTES SEO? Ya karena memang penjuriannya berdasarkan kemampuan SEO masing-masing peserta. Dan kebanyakan mengacu pada hasil mesin pencarian terhebat saat ini yaitu Google. Dan hasil optimasi masing-masing peserta KONTES SEO terhadap HOT KEYWORD atau kata kunci yang panas yang menentukan. Selain harus bisa menaklukkan Google, juga harus melaju di paling atas di banding para pesaing lainnya. Bagaimana tidak HOT kalau KEYWORD yang telah di tentukan oleh panitia benar-benar dengan sengaja diperebutkan ratusan ribu atau mungkin bahkan jutaan peserta KONTES SEO.

Terlepas dari content (isi artikel) sesuai atau tidak dengan HOT KEYWORD yang dilombakan, yang jelas di sini memang sangat berperan kemampuan SEO peserta KONTES. Karena ini memang KONTES SEO bukan kontes menulis artikel dengan penilaian berdasarkan kualitas dari isi artikel. Kontes yang melelahkan.

Apa keuntungan buat pemenang? Sudah tentu yang paling utama adalah hadiah, berikutnya EFEK SAMPING dari kemenangannya, akan datang beruntun seperti antrian mobil mudik di Pantura. Dan itu akan berlangsung lama (mungkin) karena sudah mendapat image “No. 1 di Google” Wah… (tepuk tangan). Benar-benar membanggakan menjadi pemenang KONTES SEO. Lho kenapa saya yang senang, kan orang lain yang menang. Setidaknya ikut merasa berbahagia, karena ada motto : Senang melihat orang lain bahagia dan sedih melihat orang lain susah. (ssst, mumpung masih Ramadahan …)
Apa keuntungan buat panitia KONTES SEO? Kok repot-repot ngadain lomba, makan waktu, pikiran dan juga biaya buat hadiah Pemenang. Yang pasti ada banyak keuntungan (saya tidak tahu karena saya bukan panitia he2x..) Mau tahu? Silakan tanya langsung pihak panitia. Dan tentu saja sudah diperhitungkan ya oleh Panitianya.

Yah… akhirnya, apapun bentuk perlombaannya, ada yang menang ada yang kalah, kalau menang semua yang repot Panitianya. Karena harus memberi hadiah ke semua peserta, bisa-bisa gulung tikar deh (nggak jadi tidur maksudnya). Semoga akan ada banyak lagi KONTES SEO yang lain. Ayo dong para Senior adain KONTES SEO lagi…

Buat peserta KONTES SEO, selamat berjuang sahabat. Ini hanya sebuah perlombaan. Tutup kuping dan maju terus.

(Saya persembahkan tulisan ini untuk sahabat Mengembalikan Jati Diri Bangsa serta Kunjungi dan Kenali Objek Wisata di Pandeglang). Parcel Lebarannya kirim aja ke RS OMNI International *oon mode on… *

HOT KEYWORD KONTES SEO. Tentang kontes yang heboh dan membuat bergairah para blogger. Hmm… benar-benar membuat para pesertanya bersemangat, selain karena hadiahnya tentu juga karena “hasrat” untuk ingin selalu maju yang pasti dimiliki setiap dari kita. Juga untuk menunjukkan eksistensi kita di  dunia maya.
Kenapa KONTES SEO? Ya karena memang penjuriannya berdasarkan kemampuan SEO masing-masing peserta. Dan kebanyakan mengacu pada hasil mesin pencarian terhebat saat ini yaitu Google. Dan hasil optimasi masing-masing peserta KONTES SEO terhadap HOT KEYWORD atau kata kunci yang panas yang menentukan. Selain harus bisa menaklukkan Google, juga harus melaju di paling atas di banding para pesaing lainnya. Bagaimana tidak HOT kalau KEYWORD yang telah di tentukan oleh panitia benar-benar dengan sengaja diperebutkan ratusan ribu atau mungkin bahkan jutaan peserta KONTES SEO.

Terlepas dari content (isi artikel) sesuai atau tidak dengan HOT KEYWORD yang dilombakan, yang jelas di sini memang sangat berperan kemampuan SEO peserta KONTES. Karena ini memang KONTES SEO bukan kontes menulis artikel dengan penilaian berdasarkan kualitas dari isi artikel. Kontes yang melelahkan.

Apa keuntungan buat pemenang? Sudah tentu yang paling utama adalah hadiah, berikutnya EFEK SAMPING dari kemenangannya, akan datang beruntun seperti antrian mobil mudik di Pantura. Dan itu akan berlangsung lama (mungkin) karena sudah mendapat image “No. 1 di Google” Wah… (tepuk tangan). Benar-benar membanggakan menjadi pemenang KONTES SEO. Lho kenapa saya yang senang, kan orang lain yang menang. Setidaknya ikut merasa berbahagia, karena ada motto : Senang melihat orang lain bahagia dan sedih melihat orang lain susah. (ssst, mumpung masih Ramadahan …)
Apa keuntungan buat panitia KONTES SEO? Kok repot-repot ngadain lomba, makan waktu, pikiran dan juga biaya buat hadiah Pemenang. Yang pasti ada banyak keuntungan (saya tidak tahu karena saya bukan panitia he2x..) Mau tahu? Silakan tanya langsung pihak panitia. Dan tentu saja sudah diperhitungkan ya oleh Panitianya.

Yah… akhirnya, apapun bentuk perlombaannya, ada yang menang ada yang kalah, kalau menang semua yang repot Panitianya. Karena harus memberi hadiah ke semua peserta, bisa-bisa gulung tikar deh (nggak jadi tidur maksudnya). Semoga akan ada banyak lagi KONTES SEO yang lain. Ayo dong para Senior adain KONTES SEO lagi…

Buat peserta KONTES SEO, selamat berjuang sahabat. Ini hanya sebuah perlombaan. Tutup kuping dan maju terus.

Ikut mensukseskan program pertamina dalam seo contest kerja keras adalah energi kita.

HOT KEYWORD KONTES SEO. Tentang kontes yang heboh dan membuat bergairah para blogger. Hmm… benar-benar membuat para pesertanya bersemangat, selain karena hadiahnya tentu juga karena “hasrat” untuk ingin selalu maju yang pasti dimiliki setiap dari kita. Juga untuk menunjukkan eksistensi kita di  dunia maya.
Kenapa KONTES SEO? Ya karena memang penjuriannya berdasarkan kemampuan SEO masing-masing peserta. Dan kebanyakan mengacu pada hasil mesin pencarian terhebat saat ini yaitu Google. Dan hasil optimasi masing-masing peserta KONTES SEO terhadap HOT KEYWORD atau kata kunci yang panas yang menentukan. Selain harus bisa menaklukkan Google, juga harus melaju di paling atas di banding para pesaing lainnya. Bagaimana tidak HOT kalau KEYWORD yang telah di tentukan oleh panitia benar-benar dengan sengaja diperebutkan ratusan ribu atau mungkin bahkan jutaan peserta KONTES SEO.

Terlepas dari content (isi artikel) sesuai atau tidak dengan HOT KEYWORD yang dilombakan, yang jelas di sini memang sangat berperan kemampuan SEO peserta KONTES. Karena ini memang KONTES SEO bukan kontes menulis artikel dengan penilaian berdasarkan kualitas dari isi artikel. Kontes yang melelahkan.

Apa keuntungan buat pemenang? Sudah tentu yang paling utama adalah hadiah, berikutnya EFEK SAMPING dari kemenangannya, akan datang beruntun seperti antrian mobil mudik di Pantura. Dan itu akan berlangsung lama (mungkin) karena sudah mendapat image “No. 1 di Google” Wah… (tepuk tangan). Benar-benar membanggakan menjadi pemenang KONTES SEO. Lho kenapa saya yang senang, kan orang lain yang menang. Setidaknya ikut merasa berbahagia, karena ada motto : Senang melihat orang lain bahagia dan sedih melihat orang lain susah. (ssst, mumpung masih Ramadahan …)
Apa keuntungan buat panitia KONTES SEO? Kok repot-repot ngadain lomba, makan waktu, pikiran dan juga biaya buat hadiah Pemenang. Yang pasti ada banyak keuntungan (saya tidak tahu karena saya bukan panitia he2x..) Mau tahu? Silakan tanya langsung pihak panitia. Dan tentu saja sudah diperhitungkan ya oleh Panitianya.

Yah… akhirnya, apapun bentuk perlombaannya, ada yang menang ada yang kalah, kalau menang semua yang repot Panitianya. Karena harus memberi hadiah ke semua peserta, bisa-bisa gulung tikar deh (nggak jadi tidur maksudnya). Semoga akan ada banyak lagi KONTES SEO yang lain. Ayo dong para Senior adain KONTES SEO lagi…

Buat peserta KONTES SEO, selamat berjuang sahabat. Ini hanya sebuah perlombaan. Tutup kuping dan maju terus.

(Saya persembahkan tulisan ini untuk sahabat Mengembalikan Jati Diri Bangsa serta Kunjungi dan Kenali Objek Wisata di Pandeglang). Parcel Lebarannya kirim aja ke RS OMNI International *oon mode on… *

HOT KEYWORD KONTES SEO. Tentang kontes yang heboh dan membuat bergairah para blogger. Hmm… benar-benar membuat para pesertanya bersemangat, selain karena hadiahnya tentu juga karena “hasrat” untuk ingin selalu maju yang pasti dimiliki setiap dari kita. Juga untuk menunjukkan eksistensi kita di  dunia maya.
Kenapa KONTES SEO? Ya karena memang penjuriannya berdasarkan kemampuan SEO masing-masing peserta. Dan kebanyakan mengacu pada hasil mesin pencarian terhebat saat ini yaitu Google. Dan hasil optimasi masing-masing peserta KONTES SEO terhadap HOT KEYWORD atau kata kunci yang panas yang menentukan. Selain harus bisa menaklukkan Google, juga harus melaju di paling atas di banding para pesaing lainnya. Bagaimana tidak HOT kalau KEYWORD yang telah di tentukan oleh panitia benar-benar dengan sengaja diperebutkan ratusan ribu atau mungkin bahkan jutaan peserta KONTES SEO.

Terlepas dari content (isi artikel) sesuai atau tidak dengan HOT KEYWORD yang dilombakan, yang jelas di sini memang sangat berperan kemampuan SEO peserta KONTES. Karena ini memang KONTES SEO bukan kontes menulis artikel dengan penilaian berdasarkan kualitas dari isi artikel. Kontes yang melelahkan.

Apa keuntungan buat pemenang? Sudah tentu yang paling utama adalah hadiah, berikutnya EFEK SAMPING dari kemenangannya, akan datang beruntun seperti antrian mobil mudik di Pantura. Dan itu akan berlangsung lama (mungkin) karena sudah mendapat image “No. 1 di Google” Wah… (tepuk tangan). Benar-benar membanggakan menjadi pemenang KONTES SEO. Lho kenapa saya yang senang, kan orang lain yang menang. Setidaknya ikut merasa berbahagia, karena ada motto : Senang melihat orang lain bahagia dan sedih melihat orang lain susah. (ssst, mumpung masih Ramadahan …)

Apa keuntungan buat panitia KONTES SEO? Kok repot-repot ngadain lomba, makan waktu, pikiran dan juga biaya buat hadiah Pemenang. Yang pasti ada banyak keuntungan (saya tidak tahu karena saya bukan panitia he2x..) Mau tahu? Silakan tanya langsung pihak panitia. Dan tentu saja sudah diperhitungkan ya oleh Panitianya.

Yah… akhirnya, apapun bentuk perlombaannya, ada yang menang ada yang kalah, kalau menang semua yang repot Panitianya. Karena harus memberi hadiah ke semua peserta, bisa-bisa gulung tikar deh (nggak jadi tidur maksudnya). Semoga akan ada banyak lagi KONTES SEO yang lain. Ayo dong para Senior adain KONTES SEO lagi…

Buat peserta KONTES SEO, selamat berjuang sahabat. Ini hanya sebuah perlombaan. Tutup kuping dan maju terus.

(Saya persembahkan tulisan ini untuk sahabat Mengembalikan Jati Diri Bangsa serta Kunjungi dan Kenali Objek Wisata di Pandeglang). Parcel Lebarannya kirim aja ke RS OMNI International *oon mode on… *

Hot Keyword Today : Rahasia DRIJI PEGEL

Ikut mensukseskan program pertamina dalam seo contest kerja keras adalah energi kita.

Next Page →